KEDUDUKAN DAN FUNGSI SEKOLAH LABORATORIUM
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Kedudukan Sekolah Laboratorium
Sekolah laboratorium Universitas Negeri Malang merupakan perwujudan dari satuan program kegiatan oleh Unit Pelaksana Teknis Pengembang Sekolah Laboratorium Universitas Negeri Malang
Tugas Utama Unit Pengembang Sekolah laboratorium adalah melakukan pembinaan dan pengembangan sekolah-sekolah laboratorium kearah terwujudnya model persekolahan yang berbasis pada kegiatan research and development
Berkait dengan tugas utama unit pengembang sekolah laboratorium tersebut di atas, maka pada dasarnya dari segi fungsional akademik kedudukan Sekolah – Sekolah Laboratorium Universitas Negeri Malang adalah Research and Development Unit State University of Malang
Fungsi Sekolah Laboratorium
Perguruan Tinggi termasuk Universitas Negeri Malang bersamaam kedudukannya dalam sistem perundang-undangan yang ada mengemban fungsi tridharma Perguruan Tinggi yang melliputi: (1) dharma pendidikan, (2) penelitian dan pengembangan serta (3) dharma pengabdian pada masyarakat
Berkenaan dengan itu, sekolah laboratorium sebagai unit organisasi yang merupakan bagian dari komponen pelaksana teknis Universitasitas Negeri Malang, implisit mengemban pula fungsi-fungsi Universitas. Oleh karena itu, maka fungsi sekolah laboratorium secara organisatoris mengemban pula tri dharma perguruan tinggi tersebut.
Sehubungan dengan hal itu, maka fungsi sekolah laboratorium adalah
- Fungsi penyelenggaraan kegiatan Pendidikan
- Fungsi penelitian dan Pengembangan
- Fungsi Pengabdian pada masyarakat
Terwujudnya Sekolah dasar model sebagai masyarakat belajar (learning society) yang mandiri, aktif, kreatif, efektif, menyenangkan, bermartabat dan berkepribadian bagi tercapainya kecerdasan budaya lulusan (educated human being ) untuk kepentingan pendidikan lanjutan maupun kehidupannya di masyarakat global–multikultural kini dan masa depan.
Visi Pendidikan Dasar Laboratorium
Misi Sekolah Dasar Laboratorium
sekolah sebagai Pusat kebudayaan yakni:
pusat pendidikan logika/ilmiah,
pusat pendidikan etika,
pusat pendidikan aestetika
pusat pendidikan humanika
Pusat pendidikan lingkungan hidup
pusat pendidikan praktika
Menghasilkan lulusan berpengetahuan luas dan mampu berfikir secara logis, mandiri dan kreatif dengan ciri-ciri
- Memiliki prestasi akademik
- Gemar, biasa dan butuh membaca
- Rajin,dan tekun belajar untukmeningkatkan pengetahuan
- Suka meneliti, menyelidik dan ingin tahu
- Gemar menulis, menyusun karya penyelidikan
- Gemar terhadap karya ilmu pengetahuan dan teknologi
Menghasilkan lulusan yang beretika dan memiliki moralitas tinggi ciri-ciri :
- Beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Mahaesa
- Menghayati dan mengamalkan nilai-nilai moral Pancasila
- Sabar, tabah, tenang, jujur ,tegas, adil, disiplin dan takwakal
- Menghayati dan mengamalkan etika, tata-tertib dan tata krama social kemasyarakatan dan kebangsaan
- Berkepribadian (teguh pendirian), memiliki self esteem (harga diri)
Menghasilkan lulusan yang memiliki kepekaan dan apresiasi (penghayatan) terhadap nilai-nilai aestetika ciri-ciri :
- Memiliki kepekaan terhadap nilai estetika
- Mampu menghayati nilai-nilai dan karya estetika
- Memiliki penghargaan terhadap nilai-nilai dan karya estetika
- Memiliki rasa estetika
Menghasilkan lulusan yang memiliki kepekaan terhadap rasa kemanusiaan dan kesadaran terhadap lingkungan hidup dengan ciri :
- Mampu menghayati rasa senang, gembira, puas
- Memiliki rasa senang untuk saling bekerjasama, saling menolong dan saling menghargai dan menghormati sesama
- Memiliki simpati dan empati terhadap sesama
- Menghargai dan menghormati karya orang lain
- Memiliki kepekaan terhadap masalah social
- Memahami pentingnya lingkungan hidup
- Mampu berbuat guna perbaikan lingkungan hidup
Menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan praktika (Life skill) dengan ciri menguasai :
- Keterampilan intelektual ( Intetelectual skill)
- Keterampilan social ( Social skill)
- Kerajinan tangan ( Manual skill-tecknical skill)
- Keterampilan berusaha (Businees skill)
- Keterampilan berkomunikasi( Skill for communication)
- Memiliki etos dan semangat kerja tinggi
- Keterampilan beragama ( Skill for Religius)
- Keterampilan mengelola diri ( Self management Skill)
- Keterampilan kewirausahaan (skill for economi)
Karakteristik Program Pendidikan
- Self-Directed Learning : belajar atas arahan dirinya sendiri.
- Career- Education : siswa mampu memilih cita-cita untuk mendapatkan kesempatan pendidikan yang sesuai dengan sikap dan minatnya.
- Personality Development : berkembangnya kepribadian anak yang memungkinkan anak dapat bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri, memahami orang lain, dll.
- Cognitif Development : mengarahkan anak untuk menguasai kompetensi KOGNITIF, BERFIKIR DIVERGEN DAN BERFIKIR TINGKAT TINGGI
- Continous Learning : menumbuhkan kesadaran dan membekali kemampuan anak untuk belajar secara berkelanjutan ( life long learning).
- Knowledge to improve Society : isi pembelajaran dihubungkan dengan pengetahuan dan perubahan sosial, sehingga membimbing anak untuk mampu berpartisipasi dalam perkembangan masyarakat masa depan.
- Development of Value: pembelajaran yang lebih menekankan pada pengembangan sistem nilai yang berguna dalam kehidupan ANAK DI masyarakat.
- Preparation for Change :mengembangkan keterampilan, sikap, dan kebiasaan dan aneka pengetahuan dan pemahaman yang berguna bagi anak untuk menyesuaikan dengan perubahan dan perkembangan masyarakat.
- Cultural Pluralism : menyiapkan anak untuk kehidupan masyarakat global yang majemuk.
PROFILE PEMBELAJARAN
SEKOLAH DASAR LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG
POLA DASAR KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Pola Presentasi
Inti dari pola presentasi adalah siswa bertindak selaku reseptor atas sejumlah informasi yang disajikan guru baik langsung maupun melalui perantaraan media.
2. Pola Studi Independen
Pola kegiatan pembelajaran individual menuntut siswa belajar secara individual dengan membaca text, pemecahan problem, membuat laporan tertulis/paper, menggunakan perpustakaan, kerja di laboratorium, dan sebagainya.
3. Pola Interaksi
Pola kegiatan belajar melalui interaksi guru siswa dan atau siswa-siswa, secara positip melalui diskusi, tanya jawab, seminar dari hasil suatu proyek individual atau laporan-laporan ilmiah, dan sebagainya.
A module is an instructional package dealing with a single conceptual unit of subject matter. It is attempt to individualize learning by enabling the student to master one unit of content before moving to another
Suasana yang begitu alami di dalam lingkungan sekolah yang akan membuat rasa nyaman dan sejuk selama proses belajar mengajar.
Ruang laboratorium yang terdiri dari Lab. Sains, Lab Komputer, Lab Bahasa, Lab Agama dan Perpustakaan.
Ruang belajar yang luas dan nyaman, dilengkapi dengan LCD dan komputer multimedia yang dilengkapi dengan sound sistem. Untuk kelas 7,8, dan 9 ruang belajar dilengkapi dengan komputer yang digunakan masing-masing siswa secara individu dengan pola belajar online.
>>>>> Jika menghendaki gambar yang lebih besar silahkan klik kanan pada gambar dan save untuk kemudian dibuka di windows explorer.